JURANEWS.ID, SEMARANG – Program Studi Magister Manajemen Soegijapranata Catholic University (SCU) menggelar kegiatan Softskill Series sebagai pembekalan bagi mahasiswa di awal semester. Program ini bertujuan memperkuat kemampuan nonakademik mahasiswa, khususnya dalam kepemimpinan dan pengambilan keputusan di dunia kerja.
Ketua Program Studi Magister Manajemen SCU, Dwi Hayu Agustini, mengatakan kegiatan tersebut merupakan agenda rutin yang diselenggarakan setiap awal semester dengan tema yang berbeda.
“Setiap awal semester kita mulai dengan kegiatan soft skill dengan topik yang berbeda-beda, tetapi ada beberapa tema yang sudah kami tentukan sesuai dengan profil lulusan yang ingin kami bentuk,” ujarnya saat ditemui dalam kegiatan yang digelar di Neo Hotel Semarang, Jumat (7/3/2025).
Ia menjelaskan, sejumlah topik yang menjadi fokus dalam program tersebut antara lain kepemimpinan, komunikasi, kemampuan berpikir kritis, serta pembentukan karakter.
Menurutnya, mahasiswa Magister Manajemen dipersiapkan untuk mampu menjadi pengambil keputusan di organisasi maupun perusahaan, tidak hanya menjalankan fungsi operasional.
“Karena kami memang bidangnya manajemen yang arahnya adalah level manajerial. Jadi tidak hanya operasional, tetapi juga pengambil keputusan, baik di level middle maupun sampai top manajemen,” jelasnya.
Dwi menambahkan, sebagian mahasiswa program Magister Manajemen SCU telah memiliki pengalaman kerja dan bahkan menempati posisi strategis di perusahaan atau organisasi masing-masing.
Karena itu, perkuliahan di tingkat magister juga menjadi sarana bagi mahasiswa untuk memperbarui pengetahuan serta menata kembali pola pikir dalam mengambil keputusan.
“Banyak yang ingin meng-update diri dan mengonfirmasi apakah yang mereka lakukan selama ini sudah benar atau belum. Dengan kuliah, cara berpikir mereka menjadi lebih terstruktur dan sistematis,” katanya.
Pada kegiatan tersebut, mahasiswa juga mendapatkan materi kepemimpinan dari psikolog Patrick Yessandro Pristantyo yang membawakan topik From Mind to Act: Dynamic & Innovative Leadership.
Dalam paparannya, Patrick menekankan pentingnya keberanian untuk mencoba dalam mengembangkan kemampuan kepemimpinan. Menurutnya, banyak orang sebenarnya memiliki potensi memimpin, namun sering kali ragu karena merasa tidak mampu.
“Yang sering membunuh potensi seseorang adalah ketika ia merasa ‘saya tidak bisa’. Akhirnya ia tidak mau bergerak,” ujarnya.
Ia menjelaskan, dalam teori psikologi terdapat dua pola pikir yang memengaruhi tindakan seseorang, yaitu fixed mindset dan growth mindset. Individu dengan growth mindset cenderung lebih berani mencoba serta tidak takut melakukan kesalahan.
“Saran sederhananya adalah coba saja dulu. Lebih baik salah tetapi bisa diperbaiki daripada tidak memiliki pengalaman sama sekali,” katanya.
Kegiatan Softskill Series ini diikuti mahasiswa aktif Magister Manajemen SCU dan dilaksanakan secara hybrid, baik secara langsung di Semarang maupun melalui platform daring bagi mahasiswa yang berada di luar kota.
(*)








Komentar