JURANEWS.ID, TEGAL – Wali Kota Dedy Yon Supriyono meninjau langsung pelaksanaan layanan penukaran uang bagi masyarakat yang digelar oleh Bank Indonesia di Gedung Hanggawana Samsat Kota Tegal, Rabu (11/3/2026).
Dalam peninjauan tersebut, Dedy Yon didampingi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Tegal, Bimala, bersama sejumlah pejabat terkait lainnya. Mereka berkeliling mengecek setiap titik layanan untuk memastikan proses penukaran uang berjalan lancar.
Sesekali Wali Kota juga menyempatkan diri berbincang dengan warga yang sedang menunggu antrean maupun yang baru saja menukarkan uang. Kehadiran Dedy Yon bertujuan memastikan pelayanan kepada masyarakat berlangsung tertib tanpa kendala.
Layanan penukaran uang ini merupakan program yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia Tegal selama tiga hari, mulai Selasa (10/3/2026) hingga Kamis (12/3/2026). Kegiatan tersebut dipusatkan di satu lokasi sebagai layanan terpadu yang melibatkan sejumlah perbankan.
Dengan konsep tersebut, masyarakat dapat menukarkan uang di berbagai bank yang turut membuka layanan di lokasi yang sama. Langkah ini diharapkan mempermudah akses masyarakat untuk mendapatkan uang pecahan baru menjelang kebutuhan tertentu.
Dalam layanan ini, setiap masyarakat dapat menukarkan uang dalam satu paket senilai Rp5.300.000. Paket tersebut terdiri dari berbagai pecahan, mulai dari Rp50.000, Rp20.000, Rp10.000, Rp5.000, Rp2.000 hingga Rp1.000.
Selain layanan terpadu yang berlangsung hingga 12 Maret 2026, penukaran uang melalui jaringan perbankan secara umum masih akan berlangsung hingga 15 Maret 2026.
Pemerintah Kota Tegal berharap layanan penukaran uang ini dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat di Kota Tegal dan wilayah sekitarnya, sehingga kebutuhan uang pecahan dapat terpenuhi secara merata.
(*)








Komentar