JURANEWS.ID, SEMARANG – Lebih dari 300 warga Kelurahan Podorejo, Kecamatan Ngaliyan, Kota Semarang, mengikuti Podo Gelar Ngrembaka, kegiatan puncak Program Ngrembaka Aksara yang digagas Tim PPK Ormawa SGL PGSD Universitas Negeri Semarang (UNNES).
Kegiatan berlangsung di Balai Kelurahan Podorejo, Sabtu (29/8/2026), sekaligus menjadi ruang apresiasi terhadap hasil pembelajaran, kreativitas, dan pemberdayaan masyarakat yang telah dilakukan secara bertahap melalui empat Pojok Literasi.
Empat Pojok Literasi tersebut meliputi Tunas Ngrembaka, Karya Ngrembaka, Cakra Ngrembaka, dan Kersa Ngrembaka. Masing-masing memiliki sasaran kegiatan berbeda, mulai dari anak-anak, remaja, masyarakat usia produktif, hingga kelompok lanjut usia.
Podo Gelar Ngrembaka diawali dengan jalan sehat bersama warga. Rangkaian acara kemudian dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan penampilan tari dari peserta Pojok Literasi Tunas Ngrembaka dan Karya Ngrembaka.
Salah satu bagian utama kegiatan adalah lokakarya melalui stand pameran dari masing-masing Pojok Literasi.
Stand Tunas Ngrembaka menampilkan berbagai karya kreatif anak-anak. Sementara Karya Ngrembaka menghadirkan hasil kreativitas peserta remaja.
Adapun Cakra Ngrembaka menampilkan karya dan produk yang berkaitan dengan keterampilan serta edupreneur masyarakat usia produktif. Sedangkan Kersa Ngrembaka menampilkan hasil kegiatan dan kreativitas peserta lanjut usia.
Pameran tersebut menjadi kesempatan bagi warga untuk melihat secara langsung proses dan hasil kegiatan yang telah dilakukan selama program berlangsung.
Agenda lainnya adalah prosesi graduation atau kelulusan peserta dari empat Pojok Literasi.
Prosesi tersebut menjadi bentuk apresiasi terhadap peserta yang telah mengikuti berbagai rangkaian pembelajaran dan kegiatan selama Program Ngrembaka Aksara.
Selain graduation, Tim PPK Ormawa SGL PGSD UNNES juga melakukan pelantikan kader kelembagaan keberlanjutan.
Kelembagaan tersebut terdiri atas Kader Jagad Aksara, yang menaungi empat Pojok Literasi, serta kader Aruna Aksara, Ananta Aksara, Amerta Aksara, dan Abiyaksa Aksara.
Para kader tersebut diharapkan menjadi penggerak yang melanjutkan sekaligus mengembangkan kegiatan literasi dan pemberdayaan masyarakat setelah pendampingan mahasiswa berakhir.
Berdasarkan Surat Keputusan Lurah Podorejo, masa tugas kader berlaku selama satu tahun, mulai 29 Agustus 2026 hingga 29 Agustus 2027.
Dalam kegiatan tersebut juga dilakukan peresmian Pojok Baca Ngrembaka Aksara.
Fasilitas tersebut diharapkan menjadi ruang literasi yang dapat dimanfaatkan warga secara berkelanjutan sekaligus menjadi salah satu warisan dari Program Ngrembaka Aksara bagi masyarakat Kelurahan Podorejo.
Ketua Tim Pelaksana PPK Ormawa SGL PGSD UNNES, Farid Fikri Khoirul Rasyid, mengatakan keberhasilan program tidak hanya diukur dari selesainya rangkaian kegiatan.
Menurutnya, keberhasilan yang lebih penting adalah ketika masyarakat mampu melanjutkan dan mengembangkan kegiatan yang telah dirintis bersama.
“Kami datang ke Podorejo sebagai mahasiswa yang membawa sebuah program, tetapi kami pulang membawa banyak pelajaran dari masyarakat. Bagi kami, keberhasilan PPK Ormawa bukan hanya ketika program selesai dilaksanakan, tetapi ketika masyarakat mampu melanjutkan dan mengembangkan apa yang telah dimulai bersama,” ujarnya.
Ia berharap semangat literasi, berkarya, dan pemberdayaan yang telah tumbuh melalui empat Pojok Literasi dapat terus berkembang di tengah masyarakat.
UNNES Apresiasi Keterlibatan Warga
Dekan Fakultas Ilmu Pendidikan dan Psikologi (FIPP) UNNES, Prof. Dr. Edy Purwanto, M.Si., mengapresiasi kerja keras mahasiswa dalam menjalankan program pemberdayaan masyarakat tersebut.
Menurutnya, Program Ngrembaka Aksara menunjukkan kontribusi mahasiswa dalam memberikan manfaat bagi masyarakat melalui program yang menyasar berbagai kelompok usia.
“Saya mengapresiasi setinggi-tingginya kerja keras mahasiswa Tim PPK Ormawa SGL PGSD UNNES yang telah menghadirkan program pemberdayaan masyarakat yang komprehensif, mulai dari anak-anak hingga lansia,” katanya.
Ketua RW 11, Anas Setiawan, menyampaikan rasa syukur atas pelaksanaan Program Ngrembaka Aksara di wilayahnya.
Ia menilai program tersebut memberikan manfaat bagi berbagai kelompok masyarakat, mulai dari anak-anak hingga lansia.
“Kami berharap dengan adanya kader keberlanjutan ini, semangat literasi yang sudah dibangun bisa terus berjalan dan berkembang di tengah masyarakat,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Lurah Podorejo, Yusdi Dwiyantoro, S.H. Ia mengatakan Pemerintah Kelurahan Podorejo siap mendukung keberlanjutan program yang telah dirintis bersama mahasiswa UNNES.
Dengan terbentuknya kader kelembagaan, ia berharap kegiatan literasi dan pemberdayaan masyarakat dapat terus berjalan secara mandiri.
Podo Gelar Ngrembaka kemudian ditutup dengan pembagian doorprize dan hiburan live music.
Kegiatan tersebut menjadi penanda berakhirnya rangkaian pendampingan PPK Ormawa SGL PGSD UNNES, sekaligus menjadi awal bagi masyarakat Podorejo untuk melanjutkan gerakan literasi melalui kader dan fasilitas yang telah dibentuk.
(*)










Komentar