JURANEWS.ID, REMBANG – Komitmen membantu masyarakat berpenghasilan rendah terus ditunjukkan Bank Jateng. Melalui program Corporate Social Responsibility (CSR), Bank Jateng kembali menyalurkan bantuan pemugaran Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) kepada lima keluarga di Kabupaten Rembang.
Masing-masing penerima mendapatkan bantuan senilai Rp15 juta yang akan digunakan untuk memperbaiki kondisi rumah agar lebih layak, aman, dan sehat untuk ditempati.
Kelima penerima bantuan tersebut adalah Dwi Harsono warga Desa Jukung, Kecamatan Bulu, Sugito warga Desa Pomahan, Kecamatan Sulang, Baini dan Nyarini warga Desa Kaliombo, Kecamatan Sulang, serta Suyadi warga Desa Sridadi, Kecamatan Rembang.
Bantuan diserahkan langsung oleh Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman Kabupaten Rembang, Mustain, S.H., M.M., bersama Pemimpin Bank Jateng Cabang Rembang, Eviek Susandari, di Kantor Bank Jateng Cabang Rembang, Kamis (11/6).
Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman Kabupaten Rembang, Mustain, mengatakan program pemugaran RTLH menjadi salah satu upaya nyata dalam mendukung pengentasan kemiskinan sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
“Syukur Alhamdulillah, pagi ini kita melaksanakan serah terima bantuan pemugaran Rumah Tidak Layak Huni sebanyak lima unit. Ini merupakan tanggung jawab bersama untuk mendukung program pemerintah dalam membantu masyarakat berpenghasilan rendah agar memiliki tempat tinggal yang memenuhi syarat keselamatan, kesehatan, dan kecukupan ruang,” ujarnya.
Menurut Mustain, masih banyak rumah warga di Kabupaten Rembang yang membutuhkan perbaikan agar memenuhi standar hunian layak. Karena itu, kolaborasi antara pemerintah daerah dan dunia usaha sangat dibutuhkan untuk mempercepat penanganan RTLH.
Ia juga mengapresiasi konsistensi Bank Jateng yang setiap tahun menyalurkan bantuan melalui dana CSR untuk mendukung program tersebut.
“Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Bank Jateng yang telah memberikan bantuan pemugaran RTLH. Bantuan ini bersumber dari dana CSR Bank Jateng dan telah berjalan secara rutin setiap tahun,” katanya.
Mustain berharap bantuan tersebut dapat memberikan manfaat nyata bagi penerima sekaligus mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Rembang.
Selain itu, ia meminta pemerintah desa untuk berperan aktif membantu proses administrasi dan pemberkasan calon penerima bantuan agar penyaluran program dapat berjalan lancar dan tepat sasaran.
“Pemerintah desa kami harapkan terus mendukung warganya yang berhak menerima bantuan RTLH, termasuk membantu proses pemberkasan dan pelaksanaannya. Transparansi dan akuntabilitas harus dijaga bersama agar pembangunan berjalan sesuai ketentuan,” tegasnya.
Melalui program bantuan RTLH ini, Bank Jateng bersama Pemerintah Kabupaten Rembang berharap semakin banyak masyarakat yang dapat menikmati hunian yang layak, aman, dan sehat sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan serta mengurangi angka kemiskinan di daerah.
(*)













Komentar