JURANEWS.ID, JAKARTA – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan sejumlah kejadian bencana di berbagai wilayah Indonesia dalam 24 jam terakhir hingga Rabu (4/3) pukul 07.00 WIB. Data Direktorat Koordinator Pengendalian Operasi (Dit. Koordalops) mencatat bencana hidrometeorologi basah seperti banjir dan cuaca ekstrem masih mendominasi.
Banjir di Magelang, Satu Meninggal dan Empat Hilang
Banjir terjadi di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, pada Selasa (3/3) setelah hujan dengan intensitas sedang hingga lebat mengguyur wilayah tersebut. Peningkatan debit Sungai Kepil serta banjir lahar hujan di Sungai Senowo memicu luapan air yang merendam enam desa di Kecamatan Dukun, Sawang, dan Mungkid.
BPBD Provinsi Jawa Tengah melaporkan satu orang meninggal dunia, enam orang luka ringan, dan empat orang masih dalam pencarian akibat terbawa arus. Kerugian materiil meliputi satu truk hanyut, satu jembatan putus, dan tiga jembatan terdampak.
BPBD Kabupaten Magelang telah melakukan kaji cepat serta melanjutkan upaya pencarian dan penyelamatan korban hingga Rabu (4/3).
Pasuruan dan Ngawi Juga Terdampak
Di Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, banjir dilaporkan terjadi sejak Senin (2/3) akibat hujan berintensitas tinggi. Sebanyak 3.077 kepala keluarga (KK) di 16 desa dan sembilan kecamatan terdampak.
Hingga Selasa (3/3), sejumlah desa seperti Prodo, Menyarik, Tambakan, Kalianyar, dan Sidogiri mulai mengalami penurunan debit air. Namun, genangan di beberapa titik masih berkisar antara 5 hingga 120 sentimeter.
Masih di Jawa Timur, cuaca ekstrem berupa hujan lebat disertai angin kencang terjadi di Kabupaten Ngawi pada Senin (2/3). Sebanyak 45 KK terdampak, dengan rincian 32 rumah rusak ringan, 13 rumah rusak sedang, serta satu ruas jalan terdampak. Tim reaksi cepat BPBD setempat masih melakukan pendataan lanjutan.
Lombok Tengah dan Karhutla di Lingga
Cuaca ekstrem juga terjadi di Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, Selasa (3/3). Sebanyak 33 KK terdampak dan dua orang mengalami luka ringan. Tim BPBD telah melakukan asesmen dan memastikan kondisi wilayah berangsur kondusif.
Sementara itu, kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dilaporkan terjadi di Kabupaten Lingga, Kepulauan Riau, dengan luas lahan terbakar mencapai 1,5 hektare. BPBD bersama dinas pemadam kebakaran melakukan pemadaman menggunakan mobil tangki air dan mesin pompa.
Imbauan BNPB
BNPB mengimbau pemerintah daerah meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi hidrometeorologi yang masih tinggi, memastikan sistem peringatan dini berjalan optimal, serta memperkuat koordinasi penyebaran informasi kepada masyarakat.
Masyarakat diminta tetap waspada saat hujan deras dan angin kencang, serta menghindari pohon besar yang berpotensi tumbang. Pemanfaatan jejaring komunikasi seperti grup WhatsApp dan radio handheld transceiver (HT) hingga tingkat kecamatan dan desa dinilai efektif untuk mempercepat penyampaian peringatan dini.
(*)










Komentar