PEMALANG, JURANEWS.ID – Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan (Distanparik) Kabupaten Pemalang turun langsung memberikan pelayanan kesehatan hewan kepada peternak di Desa Longkeyang, Selasa (13/10/2026).
Melalui kegiatan Pelayanan Terpadu Kesehatan Hewan (Yanduwan), petugas melakukan pemeriksaan, pengobatan, pemberian vitamin, hingga vaksinasi untuk menjaga kesehatan ternak.
Kegiatan yang dipimpin Kepala Distanparik Kabupaten Pemalang, Era Srinaeni, tersebut menjadi salah satu upaya pemerintah daerah untuk memperluas jangkauan pelayanan kesehatan hewan, termasuk bagi peternak di wilayah pedesaan.
Tenaga medis Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan) Pemalang, Alif Iman Fitrianto, menjelaskan bahwa petugas memberikan sejumlah penanganan sesuai kondisi ternak. Di antaranya pemberian vitamin, antibiotik, antiparasit, serta obat untuk mengatasi kembung.
Petugas juga menangani ternak yang mengalami gangguan kesehatan, seperti diare dan penyakit lainnya, berdasarkan hasil pemeriksaan.
Selain pengobatan, pelayanan Yanduwan mencakup vaksinasi Penyakit Mulut dan Kuku (PMK). Peternak juga mendapatkan sosialisasi dan edukasi mengenai pencegahan penyakit tersebut.
Menurut Alif, PMK masih ditemukan di Kabupaten Pemalang. Karena itu, vaksinasi dan peningkatan pemahaman peternak dinilai penting untuk membantu mencegah penyebaran penyakit serta menjaga kondisi ternak.
Dalam kegiatan tersebut, petugas turut menyediakan obat-obatan untuk perawatan ternak, antara lain obat kembung, salep mata, obat cacing, vitamin, dan obat antikutu. Secara keseluruhan, sekitar 40 ekor domba mendapatkan suntikan vitamin dan antibiotik.
Anggota Kelompok Ternak Langgeng Barokah, Teguh, mengapresiasi pelayanan kesehatan hewan yang diberikan Distanparik Pemalang. Menurutnya, kegiatan tersebut membantu peternak menangani persoalan kesehatan ternak sekaligus menambah pengetahuan mengenai perawatan hewan.
“Kami sebagai peternak desa sangat berterima kasih karena telah dibantu dalam penanganan kesehatan dan perawatan ternak. Kegiatan ini sangat mengedukasi. Terima kasih kepada pihak terkait,” ungkap Teguh.
Melalui kegiatan Yanduwan, pelayanan kesehatan hewan diharapkan semakin mudah diakses oleh peternak. Pendampingan langsung dan edukasi berkelanjutan juga menjadi bagian penting dalam meningkatkan kesadaran peternak terhadap pencegahan penyakit dan pemeliharaan ternak yang sehat.
(*)








Komentar