JURANEWS.ID, SEMARANG – Pemerintah akan memfungsionalkan dua ruas jalan tol di wilayah Jawa Tengah untuk mendukung kelancaran arus mudik Lebaran 2026. Kedua ruas tol tersebut adalah Tol Bawen–Ambarawa dan Tol Solo–Jogja hingga Prambanan.
Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, mengatakan kebijakan pengoperasian tol secara fungsional ini dilakukan untuk mengurangi kepadatan kendaraan yang diperkirakan meningkat menjelang puncak arus mudik.
Menurutnya, kehadiran dua ruas tol tersebut diharapkan dapat membantu memecah arus lalu lintas, khususnya di sejumlah titik rawan kemacetan yang selama ini kerap terjadi saat musim mudik.
Salah satu titik yang menjadi perhatian adalah kawasan Bawen, yang dikenal sebagai salah satu simpul kemacetan saat arus mudik maupun arus balik Lebaran.
“Pengoperasian tol fungsional ini diharapkan dapat meminimalisasi potensi black spot maupun trouble spot saat puncak arus mudik,” kata Luthfi.
Untuk ruas Tol Bawen–Ambarawa, pemerintah menyiapkan skema operasional dua jalur. Jalur A akan digunakan untuk arus mudik dari Bawen menuju Ambarawa dan dijadwalkan mulai difungsionalkan pada 13 Maret 2026.
Sementara itu, Jalur B direncanakan mulai beroperasi pada 15 Maret 2026 dan diprioritaskan untuk melayani arus balik kendaraan menuju Bawen.
Meski demikian, Luthfi menjelaskan bahwa ruas tol tersebut masih berstatus fungsional sehingga fasilitas pendukungnya belum sepenuhnya lengkap, seperti rambu lalu lintas dan penerangan jalan.
Karena itu, pengoperasian tol tidak dilakukan selama 24 jam. Tol hanya akan dibuka secara terbatas mulai pukul 06.00 hingga 17.00 WIB.
Pemerintah berharap skema ini dapat membantu memperlancar mobilitas pemudik sekaligus mengurangi kepadatan lalu lintas di jalur arteri utama selama periode mudik dan balik Lebaran 2026.
(*)














Komentar