JURANEWS.ID, PEKALONGAN – Warga Dukuh Kebonsari, RT 01 RW 04, Desa Pegandon, Kecamatan Karangdadap, Kabupaten Pekalongan, digegerkan dengan penemuan seorang pria yang ditemukan meninggal dunia di dalam sebuah rumah pada Minggu (5/7/2026) pagi.
Korban yang diketahui berinisial DF ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa dengan terdapat luka di bagian leher. Hingga kini, aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab pasti kematian korban.
Kapolsek Karangdadap, Sumiyanto, mengatakan pihaknya menerima laporan dari masyarakat terkait penemuan seorang laki-laki meninggal dunia di wilayah Dukuh Kebonsari.
“Setelah menerima laporan, petugas langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP),” ujarnya.
Dari hasil pemeriksaan awal di lokasi, polisi menemukan adanya luka pada tubuh korban, terutama di bagian leher. Namun, hingga kini penyidik belum dapat memastikan apakah luka tersebut menjadi penyebab kematian.
“Ada luka di bagian leher, tetapi sementara ini masih dalam penyelidikan,” kata AKP Sumiyanto.
Rumah tempat korban ditemukan diketahui masih dihuni. Meski demikian, polisi belum mengungkap identitas penghuni rumah maupun hubungan korban dengan penghuni karena seluruhnya masih menjadi bagian dari proses penyelidikan.
Usai dilakukan olah TKP, jenazah korban dievakuasi ke RSUD Kraton Kabupaten Pekalongan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut guna mengetahui penyebab pasti kematian.
Sementara itu, Pelaksana Tugas Camat Karangdadap, **Juny>, membenarkan adanya peristiwa tersebut.
“Korban diketahui berinisial DF. Sudah dibawa ke RSUD Kraton,” ujarnya saat dikonfirmasi.
Menurut Juny, berdasarkan informasi yang dihimpun di lokasi, sebelum korban ditemukan meninggal dunia sempat terlihat adanya kerumunan orang di depan rumah sekitar pukul 00.00 WIB.
“Menurut keterangan kakak korban, sekitar pukul 00.00 WIB masih ada beberapa orang berkumpul di luar rumah. Namun, ia tidak mengetahui apa yang dibicarakan maupun aktivitas mereka saat itu,” jelasnya.
Sekitar pukul 05.00 WIB, kakak korban terbangun dan hendak menuju kamar mandi. Saat itulah ia mendapati adiknya sudah tergeletak bersimbah darah di dalam rumah.
Temuan tersebut kemudian segera dilaporkan kepada kepala desa setempat, yang selanjutnya meneruskan laporan kepada pihak kepolisian.
Hingga berita ini diterbitkan, kasus penemuan jenazah tersebut masih dalam penyelidikan oleh Polsek Karangdadap. Polisi juga masih menunggu hasil pemeriksaan medis untuk memastikan penyebab pasti kematian korban serta mengungkap rangkaian peristiwa yang terjadi sebelum korban ditemukan meninggal dunia.
(*)










Komentar