JURANEWS.ID, PEMALANG – Peringatan Milad ke-109 Aisyiyah di Kabupaten Pemalang menjadi momentum memperkuat dakwah kemanusiaan sekaligus menyoroti berbagai persoalan sosial yang masih dihadapi masyarakat.
Kegiatan tersebut dihadiri Bupati Pemalang, Anom Widiyantoro, bersama jajaran pengurus Pimpinan Daerah Aisyiyah Kabupaten Pemalang dan sejumlah tokoh masyarakat.
Dalam sambutannya, Anom Widiyantoro menyampaikan bahwa Milad Aisyiyah ke-109 menjadi momentum penting untuk menyamakan persepsi dan memperkuat kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Pemalang dengan Aisyiyah Kabupaten Pemalang dalam menghadapi berbagai tantangan sosial di daerah.
Menurutnya, Kabupaten Pemalang masih menghadapi sejumlah persoalan serius yang memerlukan perhatian bersama. Berdasarkan data statistik, angka pernikahan dini di Kabupaten Pemalang berada pada peringkat keempat tertinggi di Jawa Tengah. Selain itu, angka perceraian dan kemiskinan juga masih masuk dalam lima besar tertinggi di Jawa Tengah.
“Kami baru saja mendapatkan banyak informasi terkait data statistik Kabupaten Pemalang dan ini menjadi tantangan bersama antara Pemerintah Kabupaten Pemalang dengan Aisyiyah Kabupaten Pemalang,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua PD Aisyiyah Kabupaten Pemalang, Maesaroh, mengatakan Milad Aisyiyah ke-109 mengusung tema “Memperkokoh Dakwah Kemanusiaan untuk Mewujudkan Perdamaian.”
Ia menjelaskan, di Kabupaten Pemalang, Aisyiyah memiliki berbagai amal usaha yang bergerak di bidang pendidikan, kesehatan, dan sosial. Saat ini, Aisyiyah mengelola 45 lembaga pendidikan anak usia dini, satu Sekolah Dasar Aisyiyah, dua Klinik Pratama, serta satu panti asuhan.
Selain itu, organisasi tersebut juga tengah merintis dua deker lansia, dua Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM), dan satu Pos Bantuan Hukum (Posbakum).
Maesaroh menegaskan, perjuangan Aisyiyah masih dihadapkan pada berbagai tantangan sosial, mulai dari persoalan stunting, kekerasan terhadap perempuan dan anak, pernikahan dini, hingga tantangan moral generasi muda di era digital.
Menurutnya, diperlukan kolaborasi seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat dakwah kemanusiaan sekaligus menghadirkan solusi nyata bagi persoalan sosial yang terjadi di tengah masyarakat.
(*)














Komentar