JURANEWS.ID, JAKARTA – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memutakhirkan data kejadian bencana dan penanganannya oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat pada rentang Rabu (11/3) pukul 07.00 WIB hingga Kamis (12/3) pukul 07.00 WIB, dengan banjir mendominasi sejumlah kejadian di berbagai wilayah.
Banjir merendam Kota Bogor pada Selasa (10/3) pascahujan deras pukul 15.30 WIB, menggenangi 15 unit rumah di Kecamatan Bogor Timur, Bogor Utara, dan Bogor Selatan. Air kini mulai surut. Pada waktu yang sama, Kecamatan Sukaraja Kabupaten Bogor juga terdampak banjir akibat luapan Sungai Ciherang, dengan 15 unit rumah terkena dampak dan air cepat surut.
Hari Rabu (11/3) pukul 17.00 WIB, banjir kembali terjadi di Kecamatan Cibinong Kabupaten Bogor akibat hujan deras dan luapan Sungai Tamu serta Cijantung. Air juga cepat surut seiring berhentinya hujan. BPBD Kota dan Kabupaten Bogor melakukan kaji cepat, menyedot air dengan pompa, serta membersihkan lumpur dan sampah bersama warga.
Peristiwa angin kencang menerjang Kecamatan Arjasari dan Ibun pada Selasa (10/3) sore, menyebabkan 15 unit rumah rusak di bagian atap. BPBD langsung memberikan penanganan dan bantuan.
Selain itu, hujan deras lama menyebabkan Sungai Cisunggalah meluap dan tanggul jebol di Kecamatan Majalaya dan Solokan Jeruk, merendam sekitar 174 unit rumah, satu unit rusak berat, dan 3 warga luka berat. Air kini sudah surut, jalan utama dapat dilalui kembali, dan korban luka telah mendapatkan perawatan di fasilitas kesehatan.
Abdul Muhari, Ph.D. Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, mengimbau pemerintah daerah dan masyarakat untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi bencana hidrometeorologi basah.
Upaya yang dapat dilakukan antara lain pengerukan sedimentasi sungai, memperkuat tanggul, membersihkan sungai secara rutin, serta melakukan evakuasi mandiri bagi masyarakat di sekitar sungai ketika hujan deras berlangsung lama.
(*)












Komentar