Tim Tanggap Bencana UNDIP Layani 175 Korban Gempa di NTT, Bantuan Medis dan Psikososial Dikerahkan

D-DART UNDIP melanjutkan misi kemanusiaan di NTT dengan memberikan layanan kesehatan kepada 175 pasien serta pendampingan psikososial bagi anak-anak dan lansia terdampak gempa.

JURANEWS.ID, NTT – Tim Diponegoro Disaster Assistance Response Team (D-DART) Universitas Diponegoro (UNDIP) terus melanjutkan misi kemanusiaan bagi masyarakat terdampak gempa di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Setelah sepekan berada di lokasi bencana, tim yang terdiri dari dosen, dokter, perawat, dan mahasiswa UNDIP tersebut masih melakukan penyaluran bantuan logistik sekaligus memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

Layanan medis dilakukan di Posko Bencana yang bekerja sama dengan Puskesmas Natarandang. Dalam kegiatan tersebut, tercatat sebanyak 175 pasien mendapatkan pemeriksaan kesehatan yang ditangani dokter dan perawat dari Fakultas Kedokteran UNDIP.

Selain layanan kesehatan, tim D-DART juga memberikan pendampingan psikososial kepada anak-anak di SD Wue. Kegiatan tersebut dikemas melalui permainan edukatif, mobile mini library session, hingga bernyanyi bersama.

Pendampingan psikososial juga diberikan kepada kelompok lansia yang terdampak bencana.

Rektor UNDIP Prof. Dr. Suharnomo, S.E., menyampaikan apresiasi kepada seluruh anggota tim yang tetap bertugas di lokasi bencana.

Ia berharap bantuan dan pelayanan yang diberikan dapat meringankan beban masyarakat terdampak.

“Besar harapan, sedikit bantuan dari kami, dapat meringankan beban yang ada. Semoga para korban dan relawan selalu dalam lindungan Tuhan Yang Maha Esa,” ujar Suharnomo.

Kehadiran tim D-DART mendapat sambutan antusias dari masyarakat. Di tengah keterbatasan akses layanan kesehatan akibat kondisi pascabencana, pelayanan medis tersebut menjadi salah satu bentuk kepedulian UNDIP kepada warga terdampak.

Tim juga terus melakukan koordinasi dengan berbagai pihak di lapangan untuk memastikan bantuan dan pelayanan dapat diberikan kepada masyarakat yang membutuhkan.

D-DART merupakan bagian dari Pusat Penanggulangan Bencana di bawah Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UNDIP, dalam koordinasi Bidang IV yang membidangi riset, inovasi, kerja sama, dan komunikasi publik.

Melalui tim tersebut, UNDIP mengerahkan sumber daya dari berbagai latar belakang keahlian untuk membantu masyarakat terdampak bencana di NTT, mulai dari pelayanan medis, pendampingan psikososial hingga distribusi bantuan logistik yang telah dipersiapkan dari Semarang.

(*)

Komentar