JURANEWS.ID, SEMARANG – Ruas Jalan Tol Solo–Yogyakarta–NYIA Kulonprogo segmen Prambanan–Purwomartani akan dibuka secara fungsional selama arus mudik Lebaran 2026 guna membantu mengurai kepadatan lalu lintas menuju wilayah Yogyakarta.
Segmen tol sepanjang 11,225 kilometer tersebut merupakan bagian dari proyek pembangunan jalan tol yang menghubungkan wilayah Surakarta, Klaten hingga Yogyakarta.
Berdasarkan data proyek, progres pembangunan pada Seksi 1 Paket 1.2 Klaten–Purwomartani saat ini telah mencapai 96,443 persen. Total panjang jalan tol pada paket tersebut mencapai 20,075 kilometer dengan konstruksi perkerasan kaku atau rigid pavement yang dirancang untuk menahan beban kendaraan berat.
Tenaga Ahli Utama Bidang Umum, Humas dan Administrasi BUJT Jasamarga Yogyakarta Solo, Ahmad Izzi mengatakan, pengoperasian tol secara fungsional dilakukan untuk mendukung kelancaran arus mudik dan mengurangi potensi kemacetan di jalur arteri.
Tol fungsional ini direncanakan mulai beroperasi pada 16 hingga 29 Maret 2026 dengan jam operasional mulai pukul 06.00 hingga 18.00 WIB.
Selama masa pengoperasian tersebut, kendaraan yang melintas tidak akan dikenakan tarif atau masih digratiskan bagi pengguna jalan.
Meski demikian, pengguna jalan tetap diminta berhati-hati karena sejumlah fasilitas jalan seperti marka, pagar pembatas, dan rambu lalu lintas masih bersifat sementara.
Selain itu, pengelola juga menetapkan batas kecepatan maksimal kendaraan yang melintas di ruas tol tersebut yakni 40 kilometer per jam demi menjaga keselamatan pengguna jalan.
Pengoperasian tol secara fungsional ini hanya diperuntukkan bagi kendaraan golongan I seperti mobil pribadi.
Ruas tol tersebut juga hanya melayani kendaraan yang keluar dari wilayah Yogyakarta menuju arah Surakarta.
Dengan difungsikannya ruas tol ini selama periode Lebaran, diharapkan arus kendaraan dari kawasan wisata seperti Candi Prambanan menuju wilayah Solo dapat berjalan lebih lancar dan mengurangi kepadatan di jalur utama.
(*)









Komentar