JURANEWS.ID, SEMARANG – Trafik penumpang di Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang mengalami kenaikan signifikan selama tiga hari pelaksanaan Posko Angkutan Lebaran 2026. Berdasarkan pantauan real-time, jumlah penumpang tercatat meningkat 20 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
General Manager Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang, Sulistyo Yulianto, mengatakan kenaikan juga terjadi pada trafik pergerakan pesawat. Selama tiga hari posko, tercatat 252 pergerakan pesawat, atau naik 31 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun lalu yang mencapai 193 pergerakan pesawat.
Menurut Sulistyo, salah satu faktor yang memengaruhi kenaikan tersebut adalah kebijakan Work From Anywhere (WFA), selain masih tingginya kepercayaan masyarakat dalam menggunakan transportasi udara dari dan menuju Semarang.
“Berdasarkan pantauan trafik secara real-time selama tiga hari posko, terdapat kenaikan trafik penumpang sebesar 20 persen di Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang. Kenaikan cukup tinggi juga terjadi pada trafik pergerakan pesawat,” ujarnya dalam doorstop, Senin (16/3/2026).
Ia menjelaskan, secara umum masyarakat masih optimistis menggunakan moda transportasi udara, meskipun terdapat sejumlah kendala operasional, terutama faktor cuaca. Menurutnya, karakteristik cuaca di Semarang cenderung berubah-ubah dan dapat memengaruhi jadwal penerbangan.
“Faktor utama tetap cuaca, khususnya di Semarang yang karakteristiknya memang berubah-ubah. Namun, keamanan dan keselamatan penerbangan tetap menjadi prioritas utama,” katanya.
Sulistyo menambahkan, dampak gangguan cuaca terhadap operasional penerbangan sejauh ini masih dalam batas wajar. Keterlambatan penerbangan rata-rata hanya berkisar antara 15 hingga 30 menit.
Selain penerbangan domestik, Bandara Ahmad Yani juga mulai melayani penerbangan internasional untuk periode Angkutan Lebaran 2026. Rute dari Kuala Lumpur dan Singapura disebut mulai menunjukkan pergerakan penumpang yang cukup signifikan, khususnya untuk kedatangan.
“Untuk kedatangan, jumlahnya cukup signifikan, bahkan hampir penuh sekitar 85 persen. Sedangkan untuk keberangkatan dari Semarang ke Singapura masih sedikit berkurang. Kemungkinan setelah musim Lebaran selesai, arus balik akan meningkat,” jelasnya.
Bandara Ahmad Yani memprediksi jumlah penumpang akan terus meningkat dalam beberapa hari ke depan. Puncak arus mudik diperkirakan terjadi pada Kamis, 19 Maret 2026, dengan jumlah penumpang mencapai 10.445 orang.
Sementara puncak arus balik diprediksi terjadi pada Sabtu, 28 Maret 2026, dengan jumlah penumpang mencapai 11.480 orang.
Secara total, selama periode Posko Angkutan Lebaran 2026, pergerakan penumpang diperkirakan mencapai 154.613 orang, atau naik 5 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang tercatat sebanyak 146.852 penumpang.
Untuk mendukung kelancaran operasional, pihak bandara juga memastikan kesiapan dalam mengantisipasi potensi banjir. Sejumlah langkah telah dilakukan, di antaranya pembangunan tanggul perimeter sisi udara sepanjang 1.361 meter dengan tinggi 0,9 meter, penambahan kolam hisap berkapasitas 720 meter kubik, serta menyiagakan 60 pompa di tiga titik rumah pompa.
Selain itu, tersedia pula water pond sisi udara berkapasitas 20.790 meter kubik dan sisi darat 144.613 meter kubik.
Sulistyo menegaskan, seluruh kesiapan tersebut dilakukan agar operasional penerbangan selama masa Angkutan Lebaran tetap berjalan aman, lancar, dan optimal.
(*)














Komentar