JURANEWS.ID, JAKARTA – UMKM Indonesia berhasil menembus pasar Eropa melalui kolaborasi ekosistem ekspor yang didukung oleh Indonesia Eximbank, Kementerian Perdagangan, dan ID Seed. Dukungan ini diwujudkan dalam acara Pelepasan Ekspor Bersama ke Belanda yang dilaksanakan di Jakarta, Rabu (11/2).
Kegiatan ini merupakan bagian dari partisipasi UMKM Indonesia dalam Indonesian Promotion – Ahoy Rotterdam Fair 2026 dan Pasar Asia XL yang akan berlangsung pada 3–6 April 2026 di Rotterdam, Belanda. Sinergi antara Indonesia Eximbank, Kementerian Perdagangan, dan Indonesia Diaspora SME Export Empowerment & Development (ID SEED) memungkinkan terwujudnya program ini.
Acara pelepasan ekspor dihadiri oleh Direktur Pengembangan Ekspor Jasa dan Produk Kreatif Kementerian Perdagangan RI, Ari Satria, Asisten Deputi Perluasan Pasar Kementerian UMKM, Harun A.S, Kepala Departemen Buyer Acquisition LPEI, Evi Rahmawati, dan Chairwoman ID Seed, Ira Damayanti.
Sebanyak seribu kemasan dengan berat total 15 ton produk unggulan UMKM Indonesia diberangkatkan ke Rotterdam. Produk-produk tersebut meliputi kerajinan tangan, batik, fesyen, aksesori, makanan dan minuman kemasan, bumbu instan, kopi, hingga produk aromaterapi. Produk-produk ini telah melalui proses kurasi dan pendampingan.
Ari Satria dari Kementerian Perdagangan RI menyatakan bahwa sektor produk kreatif Indonesia menunjukkan kinerja yang solid di tahun 2025 dengan nilai ekspor USD12,4 miliar, naik 28,96% year-on-year. Belanda menjadi salah satu mitra dagang utama dan pintu gerbang distribusi produk kreatif Indonesia di Uni Eropa, dengan pangsa 1,71%.
Maria Sidabutar dari Indonesia Eximbank menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari ekosistem pembinaan ekspor yang terintegrasi melalui Program Marketing Handholding. Program ini memberikan pendampingan end-to-end kepada UMKM, mulai dari kurasi produk hingga fasilitasi akses pasar internasional.
Sebagian UMKM yang turut serta dalam ekspor ini juga merupakan alumni dan peserta aktif program Coaching Program for New Exporters (CPNE) LPEI. Program ini membekali UMKM dengan pemahaman menyeluruh mengenai proses ekspor, kesiapan dokumen, strategi pricing, hingga pemetaan pasar potensial.
Indonesia Eximbank berkomitmen untuk terus memperkuat perannya dalam mendukung pembiayaan dan pengembangan ekspor nasional, termasuk melalui program pendampingan yang berdampak langsung pada peningkatan kapasitas dan akses pasar UMKM.
(*)











Komentar