Pengumuman penghargaan tersebut disampaikan dalam malam Awarding & Closing Ceremony di Gedung Prof. Sudarto, S.H., Kampus UNDIP Tembalang, Rabu (28/10/2026).
Lima penghargaan yang diraih mahasiswa UNDIP berasal dari empat kategori kompetisi, mulai dari infografis statistik, pengolahan data berskala besar, hingga esai dan kompetisi statistik nasional.
Pada kategori Statistics Infographics Competition (SIC), tim UNDIP berhasil meraih Juara I atau medali emas. Tim tersebut beranggotakan Muhammad Fikri Julian Nugroho, Kemal Maulana Malik Veda, dan Tegar Yoga Wicaksana.
Prestasi berikutnya datang dari kategori Big Data Challenge (BDC). UNDIP berhasil mengamankan dua posisi sekaligus, yakni Juara II atau medali perak melalui tim Ryan Sebastian, Arya Haris Prasetio Siahaan, dan Yudit Ginsa Kurnia Putri.
Sementara itu, medali perunggu atau Juara III kategori BDC diraih oleh Mochamad Haikal Albeni, Fauzan Abdullah, dan Parlindungan Situmorang.
Dua penghargaan lainnya diperoleh melalui kategori National Statistics Competition (NSC) dan Statistics Essay Competition (SEC). Ulinnuha Zaidan Yahya meraih Juara Harapan III pada kategori NSC, sedangkan penghargaan serupa di kategori SEC diraih tim Tatia Ovitaning Mandani, Nisrina Bilqist Az-Zahra, dan Atika Surya Farisah.
Rektor UNDIP, Prof. Dr. Suharnomo, S.E., M.Si., menyampaikan apresiasi kepada mahasiswa serta seluruh pihak yang telah mendukung prestasi dan penyelenggaraan SATRIA DATA 2026.
Secara khusus, Rektor mengapresiasi jajaran Bidang Akademik, Wakil Rektor I, serta tim Fakultas Sains dan Matematika (FSM) UNDIP yang telah mempersiapkan kegiatan tersebut.
“Alhamdulillah, kita bisa menjadi penyelenggara yang baik,” ungkap Prof. Suharnomo.
Ia juga memberikan penghargaan atas keberhasilan mahasiswa UNDIP meraih medali emas pada kategori infografis serta medali perak dan perunggu di kategori Big Data Challenge.
Menurutnya, capaian tersebut diharapkan menjadi dorongan bagi mahasiswa untuk terus meningkatkan kemampuan dan prestasi pada kompetisi berikutnya.
“Mudah-mudahan tahun depan kita bisa meningkat lagi,” ujarnya.
Persiapan Empat hingga Lima Bulan Berbuah Prestasi
Bagi tim peraih Juara I kategori SIC, keberhasilan tersebut merupakan hasil dari proses persiapan dan kerja keras selama berbulan-bulan.
Perwakilan tim mengungkapkan bahwa mereka telah menjalani persiapan sekitar empat hingga lima bulan sebelum mengikuti kompetisi. Dukungan dosen Departemen Statistika serta fasilitas dari UNDIP turut membantu proses tersebut.
“Perjuangan kami selama kurang lebih empat sampai lima bulan telah mendapatkan hasil yang sangat-sangat memuaskan,” ungkapnya.
Capaian ini menunjukkan kemampuan mahasiswa UNDIP dalam mengolah data, menyusun analisis statistik, mengembangkan gagasan ilmiah, serta menyampaikan informasi secara efektif.
SATRIA DATA merupakan kompetisi mahasiswa di bidang statistika dan sains data yang menguji ketelitian, kreativitas, serta kemampuan analisis peserta.
Melalui berbagai kategori lomba, mahasiswa ditantang mengolah data menjadi informasi yang mudah dipahami dan dapat digunakan sebagai dasar pengambilan keputusan.
Kemampuan tersebut semakin dibutuhkan di tengah perkembangan berbagai sektor yang mengandalkan data untuk memahami persoalan, merumuskan kebijakan, hingga mengembangkan solusi berbasis ilmu pengetahuan.
Keberhasilan UNDIP sebagai tuan rumah sekaligus peraih Peringkat II Nasional menjadi capaian tersendiri dalam upaya membangun ekosistem akademik yang kompetitif dan kolaboratif.
Prestasi tersebut diharapkan tidak berhenti pada raihan penghargaan, tetapi juga mendorong pengembangan riset, inovasi, serta pemanfaatan sains data yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
Hal ini sejalan dengan komitmen UNDIP menuju World-Class University (WCU), sekaligus memperkuat semangat UNDIP Bermartabat, UNDIP Bermanfaat.
(*)








Komentar