BNPB: Bencana Hidrometeorologi Masih Dominasi, Banjir Rob hingga Puting Beliung Terjadi di Sejumlah Daerah

BNPB mencatat banjir rob di Minahasa

JURANEWS.ID, JAKARTA – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan bencana hidrometeorologi masih mendominasi kejadian di berbagai wilayah Indonesia dalam periode Rabu (22/4) hingga Kamis (23/4) pukul 07.00 WIB.

Dalam pembaruan data yang dirilis BNPB, sejumlah daerah mengalami bencana seperti banjir rob, banjir akibat luapan sungai, hingga angin puting beliung yang merusak permukiman warga.

Salah satu kejadian tercatat di Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara. Gelombang pasang air laut memicu banjir rob di Desa Bukit Tinggi, Kecamatan Kakas Barat, pada Selasa (21/4) pukul 08.00 WITA.

Sebanyak 59 kepala keluarga terdampak dalam kejadian tersebut. Kerusakan material meliputi 59 unit rumah dan empat fasilitas ibadah.

Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Minahasa telah melakukan asesmen serta koordinasi dengan pemerintah desa dan kecamatan untuk penanganan darurat. Hingga Rabu (22/4), angin dan gelombang laut masih menerjang kawasan pesisir dengan skala rendah hingga sedang.

Sementara itu, banjir juga terjadi di Kota Pasuruan, Jawa Timur, setelah hujan lebat mengguyur wilayah tersebut pada Selasa (21/4) sore. Tingginya muka air Sungai Welang menyebabkan sungai meluap dan merendam permukiman warga di sekitar bantaran.

Banjir berdampak pada tujuh kelurahan di tiga kecamatan, yakni Kecamatan Gadingrejo, Panggungrejo, dan Purworejo. Sedikitnya 100 kepala keluarga terdampak, sementara 100 rumah serta akses jalan ikut terdampak.

BPBD Provinsi Jawa Timur bersama BPBD Kota Pasuruan melakukan kaji cepat, pemantauan genangan, serta distribusi logistik kepada warga terdampak. Pada Rabu (22/4), banjir dilaporkan telah surut.

Di Kota Binjai, Sumatera Utara, cuaca ekstrem disertai angin puting beliung pada Senin (20/4) menyebabkan kerusakan rumah warga di Kelurahan Bhakti Karya dan Tanah Merah, Kecamatan Binjai Selatan.

Sebanyak 13 kepala keluarga terdampak. Rinciannya, 11 rumah rusak ringan, satu rumah rusak sedang, dan satu rumah rusak berat.

BPBD Kota Binjai masih melakukan pendataan, evakuasi pohon tumbang, serta memantau perkembangan cuaca dan peringatan dini bagi masyarakat.

BNPB juga mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih berpeluang terjadi di berbagai daerah.

Berdasarkan prakiraan cuaca hari ini, hujan dengan intensitas sedang hingga lebat berpotensi terjadi di sejumlah wilayah, termasuk Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara, Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, dan Papua.

BNPB mengimbau masyarakat mewaspadai pohon tumbang, baliho roboh, genangan air, serta sambaran petir. Warga diminta menghindari berteduh di bawah pohon, reklame, maupun bangunan rapuh saat hujan deras disertai angin kencang.

 

(*)

Komentar