Bupati Anom Resmi Buka Pemalang Bhayangkara Expo 2026, Ratusan UMKM Siap Dongkrak Ekonomi Warga

Bupati Anom Widiyantoro mengajak masyarakat mendukung produk lokal melalui Pemalang Bhayangkara Expo 2026 yang menghadirkan bazar UMKM, hiburan rakyat, dan berbagai kegiatan dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80.

JURANEWS.ID, PEMALANG – Semangat peringatan Hari Bhayangkara ke-80 terasa meriah di Kabupaten Pemalang. Bupati Pemalang Anom Widiyantoro bersama jajaran Forkopimda secara resmi membuka Pemalang Bhayangkara Expo 2026 yang digelar di Jalan Surohadikusumo, Jumat (26/6/2026).

Expo yang menjadi bagian dari rangkaian Hari Bhayangkara ke-80 ini tidak hanya menghadirkan hiburan bagi masyarakat, tetapi juga menjadi wadah promosi bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk memperluas pasar dan meningkatkan pendapatan.

Turut hadir Ketua TP PKK Kabupaten Pemalang, jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), tokoh masyarakat, serta berbagai elemen masyarakat yang memadati lokasi pembukaan.

Dalam sambutannya, Bupati Anom Widiyantoro mengapresiasi terselenggaranya Pemalang Bhayangkara Expo 2026 sekaligus mengucapkan selamat Hari Bhayangkara ke-80 kepada jajaran Kepolisian Republik Indonesia.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Pemalang, saya mengucapkan terima kasih atas terselenggaranya Pemalang Bhayangkara Expo 2026. Selamat Hari Bhayangkara ke-80. Semoga sinergi antara Polri, Pemerintah Kabupaten Pemalang, dan seluruh masyarakat terus terjalin untuk menciptakan keamanan, kesejahteraan, dan kemajuan Kabupaten Pemalang,” ujar Anom.

Menurutnya, Bhayangkara Expo menjadi momentum penting untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah daerah, Polri, pelaku UMKM, dan masyarakat. Ia berharap kegiatan ini mampu menjadi agenda unggulan yang mendorong produk-produk lokal semakin dikenal luas.

“Mudah-mudahan Bhayangkara Expo ini menjadi ciri khas UMKM Kabupaten Pemalang. Tidak hanya memperkenalkan produk, tetapi juga mampu meningkatkan pendapatan pelaku usaha dan membuka pasar yang lebih luas,” katanya.

Anom menegaskan, pembangunan ekonomi daerah tidak dapat dilakukan sendiri oleh pemerintah. Dibutuhkan sinergi seluruh pemangku kepentingan agar pelaku UMKM mampu naik kelas dan menjadi penggerak ekonomi lokal.

Sementara itu, Kapolres Pemalang AKBP Rendy mengatakan Bhayangkara Expo merupakan salah satu bentuk nyata kepedulian Polri terhadap pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui sektor UMKM.

“Hari ini kami melaksanakan rangkaian kegiatan dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara. Salah satu kegiatan penting adalah pemberdayaan pelaku UMKM sebagai upaya mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat,” jelasnya.

Kapolres menyebut stan-stan UMKM akan beroperasi selama kurang lebih satu pekan. Masyarakat diajak untuk datang, menikmati berbagai produk unggulan lokal, sekaligus memberikan dukungan kepada para pelaku usaha.

Selain bazar UMKM, pengunjung juga akan disuguhkan berbagai hiburan, mulai dari pertunjukan musik hingga beragam perlombaan yang dapat dinikmati seluruh lapisan masyarakat selama pelaksanaan expo.

AKBP Rendy berharap Pemalang Bhayangkara Expo tidak hanya menjadi perayaan Hari Bhayangkara, tetapi juga mampu memberikan dampak nyata terhadap peningkatan ekonomi masyarakat serta memperkuat hubungan antara Polri dan masyarakat.

“Kami berharap sinergi antara Polri, pemerintah daerah, seluruh pemangku kepentingan, dan masyarakat terus terjalin dengan baik demi kemajuan Kabupaten Pemalang. Momentum Hari Bhayangkara ini juga menjadi sarana refleksi bagi Polri untuk terus berbenah dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” pungkasnya.

Dengan menghadirkan puluhan stan UMKM, hiburan rakyat, dan berbagai kegiatan menarik selama sepekan, Pemalang Bhayangkara Expo 2026 diharapkan menjadi magnet baru bagi masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi lokal menuju Kabupaten Pemalang yang maju, aman, dan sejahtera.

(*)

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Komentar