SEMARANG, JURANEWS.ID — Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Semarang meluncurkan Sistem Manajemen Real Time (SMART) untuk pengelolaan Penerangan Jalan Umum (PJU). Sistem ini dikembangkan untuk mendukung pemantauan lampu jalan secara terintegrasi sekaligus mempercepat penanganan gangguan penerangan.
Peluncuran SMART berlangsung di ruang rapat Kantor Dishub Kota Semarang, Jumat (23/10/2026). Inovasi tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah kota memanfaatkan teknologi digital untuk meningkatkan pelayanan infrastruktur penerangan jalan.
Pada tahap penerapan yang disampaikan Dishub, sistem SMART digunakan untuk mendukung pengelolaan PJU di tiga ruas jalan utama, yakni Jalan Pahlawan, Jalan Pandanaran, dan Jalan Ahmad Yani.
Kepala Dishub Kota Semarang, Danang Kurniawan, S.H., M.M., mengatakan kehadiran SMART menjadi langkah strategis untuk memanfaatkan teknologi informasi dalam pengelolaan penerangan jalan.
Sistem tersebut diharapkan dapat meningkatkan efisiensi penggunaan energi, mendukung pemeliharaan fasilitas umum, serta menunjang keamanan dan kenyamanan masyarakat saat beraktivitas pada malam hari.
SMART dikembangkan oleh Bidang Lalu Lintas Dishub Kota Semarang dengan mengintegrasikan Area Traffic Control System (ATCS) dan sistem PJU melalui Command Center.
Integrasi ini dirancang agar pemantauan dan pengelolaan penerangan jalan dapat dilakukan secara terpadu. Dengan dukungan sistem tersebut, kondisi PJU di ruas jalan yang menjadi sasaran penerapan diharapkan lebih mudah dipantau.
Kepala Bidang Lalu Lintas Dishub Kota Semarang, Mulyadi, S.H., menjelaskan bahwa SMART dirancang untuk membuat pengelolaan PJU lebih efektif, responsif, dan terukur.
Menurutnya, kemudahan pemantauan diharapkan membantu petugas mengetahui gangguan penerangan sehingga tindak lanjut di lapangan dapat dilakukan secara lebih cepat dan tepat.
“Dengan kehadiran SMART (Sistem Manajemen Real Time) untuk pengelolaan Penerangan Jalan Umum (PJU) di Kota Semarang, pemantauan kondisi PJU menjadi lebih mudah, sehingga penanganan gangguan dapat dilakukan secara lebih cepat dan tepat,” ujar Mulyadi.
Ia menambahkan, integrasi dengan ATCS juga mendukung keterpaduan data dan efisiensi energi.
“Dengan demikian, pelayanan PJU di ruas Jalan Pahlawan, Jalan Pandanaran, dan Jalan Ahmad Yani diharapkan semakin optimal serta dapat mendukung keamanan, keselamatan, kelancaran, dan ketertiban lalu lintas bagi masyarakat,” lanjutnya.
Melalui penerapan SMART, Pemerintah Kota Semarang berharap pengelolaan penerangan jalan semakin tanggap terhadap kebutuhan masyarakat. Sistem ini juga diharapkan membantu mempercepat penanganan gangguan, mendukung efisiensi energi, serta meningkatkan keamanan dan kenyamanan pengguna jalan.
Meski demikian, manfaat penerapan sistem akan bergantung pada pelaksanaan operasional, kecepatan respons petugas, dan pemeliharaan infrastruktur di lapangan.
Ke depan, penerapan SMART di tiga ruas jalan tersebut menjadi bagian dari upaya transformasi digital pelayanan publik. Efektivitasnya akan terlihat dari sejauh mana sistem mampu membantu menjaga penerangan jalan tetap berfungsi dan mendukung keselamatan masyarakat.
(*)










Komentar