JURANEWS.ID, SEMARANG – PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk menyiapkan lima strategi utama untuk memperkuat fondasi bisnis jangka panjang di tengah dinamika industri kesehatan dan herbal.
Direktur SIDO, Irwan Hidayat, mengatakan langkah tersebut difokuskan pada penguatan tata kelola perusahaan, efisiensi operasional, transformasi digital, ekspansi pasar suplemen, serta peningkatan literasi investasi saham di masyarakat.
“Struktur organisasi ke depan akan semakin kompleks karena melibatkan generasi penerus dari beberapa keluarga, sehingga diperlukan aturan yang jelas dan adil,” ujar Irwan dalam acara halalbihalal di Jakarta, Kamis (26/3).
Strategi pertama adalah memperkuat tata kelola dan transparansi perusahaan sebagai bagian dari persiapan regenerasi kepemimpinan. Irwan menilai hal ini penting untuk menjaga keberlanjutan bisnis di tengah transisi ke generasi berikutnya.
Kedua, perusahaan meningkatkan efisiensi operasional melalui sistem digital Sido Monitoring Activity Real Time. Sistem ini memungkinkan proses pengadaan dan pengelolaan inventori dipantau secara langsung guna menekan potensi kebocoran biaya serta meningkatkan profitabilitas.
Ketiga, Sido Muncul memperluas pasar produk suplemen kesehatan. Sejak 2017, perseroan telah menyiapkan puluhan produk food supplement yang disesuaikan dengan regulasi di berbagai negara tujuan ekspor.
Keempat, percepatan transformasi digital dilakukan melalui peluncuran aplikasi Sido Herbalpedia. Platform ini dirancang sebagai sarana edukasi berbasis riset ilmiah untuk membantu masyarakat memahami manfaat suplemen herbal.
Kelima, Irwan mendorong kampanye kebiasaan menabung saham guna meningkatkan partisipasi masyarakat di pasar modal.
“Investasi saham seharusnya menjadi kebiasaan jangka panjang, bukan sekadar spekulasi,” katanya.
Irwan berpeluang kembali menjabat sebagai Direktur Utama jika mendapat persetujuan pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) pada 9 April 2026. Ia sebelumnya pernah memimpin perusahaan sebagai CEO pada periode 2013 hingga 2016.
Dalam usulan susunan direksi, Irwan akan didampingi sejumlah nama, antara lain David Hidayat, Maria Reviani Hidayat, Darmadji Sidik, dan Budiyanto. Sementara posisi Komisaris Utama diusulkan dijabat Sofyan Hidayat.
Irwan menegaskan dirinya akan menjadi CEO terakhir dari generasi ketiga keluarga Hidayat sebelum estafet kepemimpinan diserahkan kepada generasi berikutnya.
“Kami akan mempersiapkan perusahaan sebaik mungkin untuk generasi penerus,” ujarnya.
Pada perdagangan Kamis (26/3), saham SIDO tercatat stagnan di level Rp515. Dalam sebulan terakhir, saham ini melemah 4,63 persen dan turun 3,74 persen dalam enam bulan terakhir.
(*)









Komentar