SEMARANG, JURANEWS.ID — Universitas BPD mencatat peningkatan jumlah mahasiswa baru pada 2026. Perguruan tinggi tersebut menerima 503 mahasiswa baru, bertambah 131 orang atau 35,22 persen dibandingkan tahun 2025 yang mencatat 372 mahasiswa.
Rektor Universitas BPD, Prof. Sri Tutie Rahayu, mengatakan peningkatan tersebut menjadi salah satu indikator meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap kampus yang memiliki program studi di bidang ekonomi, bisnis, teknologi informasi, dan sains data.
“Kepercayaan masyarakat merupakan modal yang sangat penting bagi kami. Karena itu, kami akan terus meningkatkan kualitas layanan pendidikan, fasilitas pembelajaran, kompetensi dosen, serta pengalaman mahasiswa selama menempuh pendidikan,” kata Sri Tutie, Senin (12/10/2026).
Secara keseluruhan, Universitas BPD saat ini memiliki sekitar 1.491 mahasiswa aktif yang tersebar di enam program studi pada Fakultas Ekonomi dan Bisnis serta Fakultas Sains dan Teknologi.
Berdasarkan data kampus, S1 Manajemen menjadi program studi dengan jumlah mahasiswa terbanyak, yakni 630 orang. Posisi berikutnya ditempati S2 Magister Manajemen dengan 453 mahasiswa dan S1 Akuntansi sebanyak 347 mahasiswa.
Sementara itu, program studi di bidang teknologi dan sains data memiliki jumlah mahasiswa yang lebih sedikit. S1 Informatika tercatat memiliki 26 mahasiswa, S1 Sistem Informasi sebanyak 17 mahasiswa, dan S1 Sains Data sebanyak 18 mahasiswa.
Sri Tutie menilai komposisi tersebut memberikan peluang bagi Universitas BPD untuk mengembangkan bidang ekonomi, bisnis, teknologi informasi, dan sains data sesuai kebutuhan masyarakat serta perkembangan dunia kerja.
Universitas BPD Perkuat Mutu Akademik dan Akreditasi
Peningkatan jumlah mahasiswa, menurut Sri Tutie, perlu diimbangi dengan penguatan mutu pendidikan dan kualitas lulusan. Karena itu, kampus mengarahkan transformasi kelembagaan melalui peningkatan mutu dan akreditasi program studi.
Universitas BPD juga mendorong pengembangan kurikulum berbasis Outcome Based Education (OBE), yakni pendekatan pendidikan yang berorientasi pada capaian pembelajaran mahasiswa.
Selain itu, penguatan penelitian dan publikasi ilmiah, kerja sama dengan dunia usaha dan dunia industri, serta pengembangan kemitraan internasional menjadi bagian dari strategi pengembangan kampus.
“Termasuk pengembangan program studi dan jenjang pendidikan baru akan disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat dan dunia kerja,” jelasnya.
Langkah tersebut diharapkan dapat memperkuat relevansi pendidikan tinggi sekaligus mempersiapkan lulusan yang memiliki kompetensi sesuai kebutuhan dunia profesional.
Dalam mendukung pengembangan institusi, Universitas BPD saat ini memiliki 32 dosen internal dan 17 dosen eksternal. Kampus juga didukung 38 tenaga kependidikan dan tenaga pendukung.
Peningkatan kualitas sumber daya manusia menjadi salah satu fokus pengembangan perguruan tinggi tersebut. Upaya yang dilakukan antara lain melalui peningkatan kualifikasi akademik dosen, khususnya pendidikan doktoral, penguatan penelitian dan publikasi ilmiah, serta peningkatan kegiatan pengabdian kepada masyarakat.
Penguatan kompetensi tenaga pengajar diharapkan berjalan beriringan dengan peningkatan kualitas proses pembelajaran dan pengembangan lingkungan akademik.
Selain mencatat pertumbuhan mahasiswa baru, Universitas BPD juga telah meluluskan 184 wisudawan dan wisudawati dalam prosesi wisuda yang digelar pada 3 Oktober 2026.
Para lulusan diharapkan mampu melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi, memasuki dunia kerja, membangun usaha, maupun memberikan kontribusi nyata di tengah masyarakat.
Dengan penerimaan mahasiswa baru yang meningkat dan penguatan berbagai aspek akademik, Universitas BPD berupaya menjaga pertumbuhan institusi agar tidak hanya terlihat dari jumlah mahasiswa, tetapi juga dari kualitas pendidikan dan kesiapan lulusannya menghadapi tantangan dunia kerja.
(*)







![[DBS] Foto 1 - Ilustrasi DBS](https://juranews.id/wp-content/uploads/2026/09/DBS-Foto-1-Ilustrasi-DBS-300x178.jpg)






Komentar