Plt Bupati Pemalang Dorong Event Daerah Jadi Mesin Ekonomi, Target Tarik Lebih Banyak Wisatawan pada 2027

Nurkholes meminta OPD berkolaborasi menggelar kegiatan berkelanjutan agar UMKM, hotel, restoran, dan ekonomi masyarakat ikut berkembang.

JURANEWS.ID, PEMALANG – Plt Bupati Pemalang Nurkholes mendorong penyelenggaraan berbagai event daerah agar tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga mampu menggerakkan perekonomian masyarakat dan meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Menurutnya, kegiatan berskala daerah perlu dikembangkan agar mampu menarik lebih banyak pengunjung dari luar Pemalang. Dengan demikian, dampaknya tidak hanya dirasakan penyelenggara, tetapi juga pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), sektor perhotelan, restoran, hingga pendapatan daerah.

Hal tersebut disampaikan Nurkholes saat memimpin Apel Pagi Bersama Pemerintah Kabupaten Pemalang di halaman timur Pendopo Kabupaten Pemalang, Senin (2/11/2026).

Ia mencontohkan sejumlah kegiatan yang telah digelar, termasuk acara bersama Das’ad Latif dan peringatan Hari Santri Nasional. Namun, kegiatan tersebut dinilai masih memiliki jangkauan lokal sehingga perlu dikembangkan agar dapat menarik lebih banyak pengunjung.

Nurkholes berharap, ke depan pengunjung tidak hanya datang untuk menghadiri acara, tetapi juga menginap dan membelanjakan uangnya di Pemalang.

Nurkholes menegaskan, peningkatan PAD harus dilakukan dengan menggali potensi ekonomi daerah, bukan semata-mata menaikkan tarif retribusi yang berpotensi membebani masyarakat.

Karena itu, ia meminta seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) memperkuat kolaborasi dalam merancang dan menyelenggarakan event yang memiliki dampak ekonomi lebih luas.

Selain mengoptimalkan potensi daerah, tertib administrasi dan pengawasan juga menjadi perhatian untuk mencegah kebocoran pendapatan.

Ia berharap kegiatan serupa dapat diselenggarakan secara berkelanjutan mulai November, Desember, hingga bulan-bulan berikutnya. Targetnya, jumlah pengunjung yang datang ke Pemalang semakin meningkat pada 2027.

Dalam kesempatan tersebut, Nurkholes juga mengingatkan agar setiap program dan kegiatan pemerintah daerah benar-benar berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

Ia meminta Kepala Bappeda beserta jajarannya mengawal proses perencanaan APBD 2027. Setiap program diharapkan memiliki sasaran yang jelas, sesuai prioritas, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Menurutnya, perencanaan anggaran perlu dilakukan secara cermat agar program yang dijalankan tidak sekadar menghabiskan anggaran, tetapi mampu menjawab kebutuhan daerah.

Selain membahas pengembangan ekonomi daerah dan perencanaan anggaran, Nurkholes turut mengingatkan aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkab Pemalang untuk berperan dalam mengedukasi masyarakat menjelang pelaksanaan Pilkades Serentak 2026.

Ia meminta seluruh ASN menjaga netralitas dan tidak terlibat dalam praktik politik uang.

Masyarakat juga diimbau memilih calon kepala desa yang jujur, amanah, serta memiliki kompetensi untuk memimpin dan membangun desa.

Melalui edukasi dan keterlibatan seluruh elemen masyarakat, pelaksanaan Pilkades Serentak di Kabupaten Pemalang diharapkan berlangsung aman, jujur, adil, demokratis, serta terhindar dari konflik.

(*)

Komentar